Karya : Dian Widiya (XII-IIS)
Latest Posts
Jumat, 25 Februari 2022
KAPOL.ID – Mabadi Dirosah Kholafiyah (MDK) merupakan awal kegiatan belajar mengajar yang harus diikuti seluruh santri baru Pondok Pesantren Kholafiyah Miftahul Hasanah, Minggu (1/8/2021).
MDK merupakan ajang mengenal situasi dan kondisi lokasi pesantren bagi semua santri baru.
Selain sebagai pembelajaran awal, MDK pun menjadi ajang menakar potensi masing-masing santri.
Kegiatan diawali acara penyambutan santri baru berupa kesenian longser dan seni kreatif para santri kholafiyah serta juga lantunan salawat.
“Selama acara MDK, protokol kesehatan (Prokes) upaya pencegahan Covid-19 diperketat,” ujar Ketua Yayasan Mahad Kholafiyah Miftahul Hasanah, KH. Shofwan Wahyudin.
Dikatakan, panitia pun menyediakan ruangan isolasi bagi para santri baru yang datang dari luar Sumedang.
Artinya, mereka diisolasi mandiri sebelum mengikuti kegiatan belajar mengajar atau bergabung dengan santri yang lain.Menurutnya, MDK berlangsung selama 3 hari dan pada hari pertama diisi dengan budaya literasi serta selayang pandang.
Juga dilakukan ikrar janji yang dibacakan untuk ketaatan dan kewajiban para santri yang dibacakan langsung pimpinan Pesantren KH. Shofwan Wahyudin atas nama Ketua Harian Hj. Ai Zakiyah Darajat.
MDK sendiri dengan Rounnddown acara yang telah disiapkan untuk 3 hari kedepan dimana hari berikutnya dengan giat Ta’aruf serta psikologi anak dan ideologi kepasantrenan (Metode belajar disaat pandemi) yang akan lanjut dengan beberapa giat lainnya hingga panggung ria kholafiyah di puncak acara nanti.
Kayla (15), salah satu santri asal Bandung dan sudah 4 tahun disana merasa bangga juga bahagia bisa belajar dan berada di lingkungan pasantren kholafyah.
Kendati harus menahan rasa kangen kepada keluarga di rumh, tapi dianggapnya sebagai pembelajaran.
Targetnya, hidup lebih mandiri di masa depan dengan ahlak yang terdidik dan menimba ilmu agama serta ilmu pendidikan modern lainnya.
KABARPASUNDAN.ID – Musyawarah besar (Mubes) dan Rapat Tahunan Pengurus Pesantren Kholafiyah Miftahul Hasanah, digelar Senin 12 Juli 2021.
Kegiatan yang berlokasi di Blok Citepus, Dusun Sukaluyu, Desa Sukarapih, Kec. Sukasari Kab. Sumedang itu, terpantau tetap menerapkan prokes.Mubes merupakan agenda rutin setiap periode yang juga sebagai laporan tahunan pesantren.
Laporan tersebut, dari seluruh pengurus mulai dari skretaris, bendahara, seksi air, seksi listrik dan sebagainya.
Ketua Yayasan Kholafiyah Miftahul Hasanah, KH. Shofwan Wahyudin mengatakan mubes sekarang itu membahas kemajuan pesantren dalam 2 tahun ke depan yang akan diakhiri dengan pembagian komisi serta sidang pleno.
“Biasanya, kegiatan kami laksanakan dalam 2 hari. Namun, mengingat dalam masa pandemi dan PPKM Darurat, maka dilaksanakan hanya dalam 1 hari,” ujarnya.
Tujuannya, agar imun para pengurus tidak menurun dan tentunya acara pun menerapkan prokes sesuai anjuran pemerintah.
Ia berharap kegiatan tersebut menjadi ajang pembelajaran dan kedepannya bisa lebih baik serta terus berkembang.
Sementara itu, Zaenal Mutaqin sebagai demisioner merasa bangga atas terselenggaranya kegiatan itu.
Tampak hadir, tamu undangan dari berbagai lembaga dibawah naungan Yayasan Kholafiyah Miftahul Hasanah.
Seperti SMP IT, Madrasyah Aliyah, ketua BLK dan lembaga yang lain dibawah naungan yayasan. ***





